Kembalinya Jagoan Dunia Perkomikan Indonesia

 
Andy Wijaya
·        Lahir              : Bogor,1971
·        Istri                : Aileen Tania HT
·        Anak              : Florencia Stella  (11) dan Evelyn Aurelia(9)
·        Pendidikan  :Universitas Bina Nusantara,Jurusan Teknik Komputer,1997
·        Aktivitas      :
-Creative manager PT Bumi Langit,sejak 2011
-Ikut mendirikan penerbit dan toko buku PLUZ+,2009
-Ikut mendirikankomik Indonesia.com,2004
-Membuka toko komik dan cerita silat Anajaya Books,2004

Andy Wijaya adalah seorang supervisor dan pencinta komik yang punya pengaruh penting bagi perkomikan Indonesia,karena dialah orang yang memperkenal kembali kepada tokoh-tokoh komik jagoan Indonesia seperti Si Buta dari Goa Hantu,Godam,Gundala,Sri Asih,dan Mandala kepada masyarakat umum terlebih pada pencinta komik sudah ada di era 1960-an sampai 1970-an.

Kecintaannya pada komik muncul saat dia berumur tujuh tahun.Saat itu komik pertama yang ia baca adalah Lima Jari Setan karya Kus Bram.Dia sangat menyukainya karena ceritanya yang sangat bagus,serius,dan menakutkan,sehingga asik dan menyenangkan dibacanya.Dari karya Kus Bram yang ia sukai,ia akhirnya mengenal juga Gundala dengan judulnya”Bernafas Dalam Lumpur”,bahkan sampai penasarannya ia pun mencari lanjutannya,yaitu Gundala Cuci Nama.Sejak itulah ia menjadi pencinta komik.

Dari kecintaannya tersebut,pada tahun 1982 dia berpikir untuk membuka taman bacaan/persewaan komik di rumahnya di daerah Cideng,Jakarta Pusat dengan modal uang sebanyak Rp 5.000 dari pemberian ibunya.Dari uang pemberian ibunya ia dapat membeli 25 judul komik dan tempat persewaan komiknya pun laris dipinjam orang-orang sekitar rumahnya.

Pada tahun 1988,ia melanjutkan pendidikannya di STM Strada,Jakarta,jurusan elektronika dan setelah itu lanjut kuliah di Universitas Bina Nusantara Jurusan Teknik Komputer sampai lulus kuliah tahun 1997.Setelah lulus ia bekerja tujuh tahun di sejumlah bank,termasuk sebuah bank di Singapura.Hal itulah yang membuat dia harus memfokuskan pendidikan dan pekerjaannya,sehingga usaha persewaan komiknya pun harus terhenti dan kecintaannya terhadap komik pun dia hilangkan sejenak.

Andy kembali lagi ke jagat perkomikan pada tahun 2004.Pada saat itu ada komunitas bernama Pengumul Komik Indonesia(Pengki) yang menggelar pameran komik di British Council,Jakarta.Di pameran tersebut ia melihat “pendekar”komik seperti Hans Jaladara pencipta Panji Tengkorak,Djair si Jaka Sembung,dll.Acara tersebut membuat semangat dia dalam mencintai komik Indonesia semakin tinggi dan mendirikan KomikIndonesia.com,Juni 2004.Saat ini koleksi komiknya mencapai 50.000 komik yang terdiri dari 3.000 judul.Seorang peneliti komik,Seno Gumira Ajidarma pun mengakui Andy sebagai kolektor komik yang ingin memperkenalkan kembali komik-komik Indonesia.Diakhir kata,Andy menyampaikan bahwa”Identitas suatu bangsa dapat tercemin dari komik”.

Sumber: Kompas,Rabu,23 Juli 2014

 

Komentar

Postingan Populer